Sistem Transportasi Laut Indonesia

peta

Indonesia memiliki 17.508 pulau, berpenduduk sekitar 240 juta jiwa, sumberdaya alam tersebar dari Sabang dampai Merauke, dari pulau Miangas sampai pulau Rote. Kondisi Geoekonomi memposisikan Transportasi Laut berperan penting dalam berbagai aspek yaitu sosial, politik dan ekonomi (Distribusi dan Logistik), Pengembangan Wilayah, serta pendorong dan perasang pembangunan, khususnya daerah-daerah kepulauan terpencil dan atau tertinggal.

Di sisi lain, Sistem Transportasi Laut Indonesia belum optimal, berbagai masalah dihadapi yang sifatnya multiproblem dan multiaspek. Untuk menyelesaikan masalah, perlu pendekatan analisis kualitatif dan kuantitatif terhadap sistem dan elemen Transportasi Laut yaitu demand dan supply, perkapalan, kepelabuhanan, serta regulasi atau kebijakan.

Pengertian Transportasi Laut

Menurut wikipedia Defenisi transportasi yaitu Pemindahan manusia atau barang dari satu tempat ke tempat lainnya dengan menggunakan sebuah kendaraan yang digerakkan oleh manusia atau mesin. Jadi Transportasi Laut adalah Suatu Sistem pemindahan Manusia dan Barang yang beroprasi dilaut dengan menggunakan Alat sebagai kendaraan dengan bantuan tenaga manusia atau mesin untuk menggerakannya.

Sistem Transportasi Laut

Sistem Transportasi Laut  yaitu Jaringan Prasarana Transportasi Laut terdiri dari simpul yang berwujud pelabuhan laut dan ruang lalu lintas yang berwujud alur pelayaran.

Pelabuhan juga terdiri dari Pelabuhan Internasional Hub (utama Primer), Pelabuhan Internasional (Utama Sekunder) Pelabuhan Nasional (Utama Tersier), Pelabuhan Regional dan Pelabuhan Lokal.

Sementara Jaringan Pelayanan Transportasi Laut ada dua yaitu Jaringan Transportasi Laut Dalam Negeri dan Jaringan Transportasi Laut Luar Negeri.

Jaringan Transportasi Laut dalam negeri juga dibagi menjadi tiga, yaitu :

  • Jaringan Transportasi Laut Utama
  • Jaringan Transportasi Laut Pengumpan
  • Jaringan Transportasi Laut Perintis

Sementara Jaringan Transportasi Luar Negeri juga terdiri dari dua macam, yaitu:

  • Jaringan pelayanan transportasi laut tetap dan teratur yaitu jaringan pelayanan dengan rute dan jadwal yang telah ditetapkan.
  • Jaringan pelayanan transportasi laut tidak tetap dan tidak teratur yaitu jaringan pelayanan dengan rute dan jadwal yang tidak ditetapkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

Anda dapat memakai tag dan atribut HTML ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>